This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 23 November 2013

SEDEKAH LAUT


Prosesi Sedekah Laut Cilacap


Setiap masyarakat di suatu tempat atau daerah tertentu pasti memiliki kebiasaan kebiasaan adat tertentu.  Terlebih di daerah daerah Indonesia, yang mana Negara Indonesia sendiri merupakan Negara kepulauan, tentunya ini berdampak lebih terhadap aktifitas kebudayaan. Distribusi kebudayaan dari asing, influence budaya asing terhadap budaya asli Indonesia, dan lain lain.
Kebudayaan kebudayaan asli suatu masyarakat tentunya telah terukir dengan sangat mendalam di setiap jiwa para anggota masyarakat tersebut, terlebih ketika suatu kelompok masyarakat tersebut memiliki akses yang kurang intens dan terbatas dengan dunia luar. Namun banyak pula yang kebudayaan kebudayaan asli suatu daerah tetap dipertahankan meski jaman telah berkembang secara pesat baik dalam bidang teknologi, intelektual individu, pola pikir, dan lain lain. Dan masyarakat menganggapnya sudah menjadi tradisi turun menurun. Salah satu contohnya adalah ritual Sedekah Laut atau ada beberapa yang menyebutnya larung sesaji ke laut. Di Cilacap Jawa Tengah contohnya. Acara atau prosesi tersebut dilaksanakan setiap bulan Muharam atau Sura pada hari Jumat Kliwon siang. Kegiatannya adalah menghanyutkan sesaji dan kepala kerbau ke laut untuk persembahan kepada Nayi Roro Kidul  yang mana  Nyai Roro Kidul diyakini masyarakat sekitar sebagai ratu penguasa pantai selatan. Segala penghidupan yang berasal dari laut mereka yakini atas campur tangan Nyai Roro Kidul. Oleh karena itu Nyai Roro Kidul sangat dihormati, persembahan persembahan sesaji itu diharap untuk mendapatkan ridho dan simpati dari Sang Ratu.
Beberapa hari sebelum prosesi dilakukan, biasanya pemerintah sudah memberikan wara wara dalam bentuk baliho atau sepanduk di jalan jalan kota Cilacap, sehubungan dengan waktu dan tempat diadakan, biasanya di pantai Teluk Penyu Cilacap. Pada satu hari sebelumnya, diadakan nyekar atau ziarah yang dilakukan oleh sesepuh atau pemimpin ritual di pulau Majethi dan dilanjutkan dengan pengambilan air suci di pulau tersebut, dimana pulau tersebut merupakan tempat tumbuhnya bunga Wijayakusuma. Malam harinya dilaksanakan tirakatan yang dilakukan oleh beberapa masyarakat dan sesepuh di pendopo kota dan dilanjutkan potong tumpeng, pembuatan sesaji, gunungan yang berbentuk rumah joglo, dan pernak pernik lainnya untuk prosesi larung sesaji besok harinya. Kesokan harinya sesaji, gunungan dan segala perlengakapan ritual lainnya dibawa menuju laut, dna kemudian dilarungkan atau dihanyutkan secara khidmat.
                Dari kegitan tersebut kita dapat mengamati, kegiatan tersebut dilakukan secara mendalam sebagai nilai nilai luhur yang sangat dijunjung tinggi oleh masyarkat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk suatu akulturasi nilai nilai keislaman masyarakat dengan keyakinan animisme-dinamisme dan hindu-budha jaman dulu. Nilai keislaman terdapat pada bacaan bacaan yang dilantunkan, serta shalawat juga kerap kali dilalntunkan, nilai animism-dinamisme dan hindu-budha terdapat pada proses pemakaian sesaji sesaji.
Kegiatan tersebut merupakan prosesi sakral dan mengandung nilai nilai kewajiban bagi kalangan masyarakat. Bila tidak dilangsungkan maka akan mendapat feedback tertentu. Acara tersebut dimulai sekitar tahun 1817 ketika pemerintahan Adipati Cakrawerdaya III, beberapa tahun sempat diberhentikan namun kembali diadakan kembali ketika kepemimpinan Bupati Poedjono sekitar tahun 1982. Dan akhirnya sampai sekarangpun prosesi tersebut rutin diadakan setiap bulan Muharam atau Sura. Sebenarnya prosesi tersebut juga sedikit menimbulkan pro dan kontra, terlebih bagi mereka mereka yang religious. Mereka menganggap prosesi tersebut menjadi sesuatu yang berbau akan syirik, yaitu menduakan Tuhan. Namun para masyarakat yang setia pada prosesi tersebut hanya menganggapnya angina lalu. Sekitar tahun 2011 pernh ada kejadian kapal meledak ketika acara sedekah laut, sedikitnya 17 orang penumpang kapal yang bermaksud menyaksikan menjadi korban. Namun kejadian itu tidak membatalkan prosesi  Ssedekah Laut.
                Saya asli orang Cilacap, menurut saya pribadi, kegiatan atau prosesi tersebut sudah mendarah daging bagi masyrakat kota Cilacap yang bertempat tinggal di sekitar pantai khususnya. Kalau kita bicara tentang keberlangsungan, sampai kapan acara tersebut akan dapat dipertahankan, kita dapat melihat pada latar belakang individual masing masing masyarakatnya dan arus pola pikir masyarakatnya. Dilihat dari latar belakang, kebanyakan penganut prosesi tersebut adalah mereka yang bertempat tinggal di sekitaran pantai, dan sebagian besar masyarakat Cilacap memang bermata pencaharian sebagai nelayan. Dilihat secara pola pikir, masyarakat sekarang tentunya sudah berpikir lebih, intelek, dan kritis. Seperti Bupati Cilacap sendir Tatto S. Pamuji, 100 persen mendukung acara tersebut, tetapi beliau lebih menekankan pada sisi entertainment . Acara yang bersifat sacral dapat dinikmati oleh baik kalangan masyrakat Cilacap sendiri atau orang luar Cilacapa atau bahkan luar negeri menjadi suatu acara yang mengasyikan. Dan ini bias berarti menambah income sendiri bagi kota Cilacap. Selama acara tersebut tidak mengakibatkan suatu hal yang buruk saya kira sah sah saja, terlebih acara seperti ini dapat membuat nama Kota saya sendiri terkenal dengan karakteristik kebudayaannya tersebut.



Hanami (tradisi jepang sambut mekarnya bunga sakura)




Sakura, inilah bunga khas yang menjadi ikon negeri matahari terbit, Jepang. Mekarnya bunga Sakura menjadi tanda hadirnya musim semi. Nah, sahabat wisata muslim Jepang, hadirnya musim semi merupakan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Jepang setelah menjalani kehidupan yang berat dalam musim dingin. Untuk itu, masyarakat Jepang punya cara tersendiri untuk merayakan datangnya musim semi, yaitu dengan mengadakan acara Hanami!

Awal kisah perayaan Hanami
Hanami  berasal dari hana wo miru yang berarti melihat bunga atau ohanami. Inilah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura. Selain itu, hanami juga bisa diartikan sebagai piknik dengan menggelar tikar untuk pesta makan-makan di bawah pohon sakura.
Nah, pada saat perayaan hanami, rombongan demi rombongan berpiknik menggelar tikar dan duduk-duduk di bawah pepohonan sakura untuk bergembira bersama, minum sake, makan makanan khas Jepang. Tak ubahnya seperti pesta kebun. Ada kelompok keluarga, kelompok perusahaan, organisasi, sekolah, dan sebagainya.


Berbicara tentang sejarah Hanami, kebiasaan perayaan ini dipengaruhi oleh tradisi raja-raja Cina yang gemar menanam  pohon plum di sekitar istana mereka. Di Jepang, para bangsawan pun mulai menikmati bunga Ume (plum). Pada abad ke-8 atau awal  periode Heian, obyek bunga yang dinikmati bergeser mulai bergeser, dari bunga plum ke bunga sakura.

Dikisahkan pula bahwa RajaSaga di era Jepang dahulu gemar menyelenggarakan pesta hanami di taman Shinsenen di Kyoto. Para bangsawan pun menikmati hanami di berbagai istana mereka, dan para petanimasa itu melakukannya dengan mendaki gunung terdekat di awal musim semi untukmenikmati bunga sakura yang tumbuh disana sambil `tidak lupa membawa bekal untuk makan siang. Hingga kini hanami menjadi kebiasaan yang mengakar di seluruh masyarakat Jepang dan telah diterima sebagai salah satu kekhasan bangsanya.

Cara masyarakat Jepang ber-Hanami

Pada saat perayaan hanami, semua orang berkumpul di bawah rindangnya pohon sakura untuk makan dan minum bersama sambil bernyanyi dan menari sepanjang malam. Umumnya mereka membawa makanan yang dipersiapkan sendiri dari rumah (bento). Namun ada juga yang membeli dari penjual makanan di tempat acara hanami berlangsung.



Oleh karena di kebun, para pengunjung banyak menggelar tikar di sepanjang jalan di bawah pohon sakura. Di sana mereka makan dan minum bersama. Tak jarang sampah yang dihasilkan sangat banyak dan menggunung.

Dalam perayaan hanami saat ini, terjadi sedikit pergeseran. Jika orang-orang tua menari-nari dengan gaya tradisionalnya, ada kalangan muda yang berjingkrak-jingkrak dengan musik kerasnya. Suasana pun menjadi hingar-bingar.

Satu hal lagi yang tak bisa dielakkan yaitu kebiasaan meminum sake, bahkan sampai mabuk. Jika sudah begini, tak jarang terjadi keirbutan karena mabuk dan salah pengertian. Nah, jika sahabat wisata muslim Jepang ingin menikmati hanami, bisa memilih tempat yang dirasa tepat dan nyaman dari gangguan-gangguan tersebut.

Hanami dan loyalitas tradisi
Perayaan Hanami berupa acara perayaan untuk melihat bunga sakura, bunga khas yang menjadi ikon negeri Matahari Terbit ini. Perayaan hanami merupakan satu dari beberapa perayaan tahunan di negara Jepang yang diselenggarakan pada musim semi, tepatnya pada bulan April.



Adanya tradisi ini memang cukup menarik perhatian. Di negara maju seperti Jepang, terdapat perayaan untuk menyambut mekarnya bunga sakura. Memang, bisa jadi bukan bunga sakura itu sendiri yang menjadi poin penekanan perayaan ini, melainkan datangnya musim semi yang hangat dan bersahabat untuk melaksanakan segala aktivitas. Hanya saja, musim semi di Jepang memang identik dengan muncul dan mekarnya bunga sakura. Nah, suasana seperti ini yang kelihatannya tidak terlihat menonjol di daerah tropis Indonesia.

Perayaan semacam ini mungkin tidak bisa kita jumpai di negara-negara lain, yang menakjubkan adalah masyarakat Jepang tetap melestarikan budaya hanami, meskipun di era modern ini banyak pilihan tempat untuk bersantai bersama keluarga, misalnya dengan pergi ke tempat karaoke.

Pada saat-saat mekarnya bunga sakura, masyarakat Jepang tetap memilih berkumpul dan bersantai bersama keluarga di bawah pohon sakura sambil menikmati keindahan bunga sakura. Kemajuan teknologi tidak lantas menggeser tradisi sederhana ini. Mereka lebih memilih untuk berkumpul bersama bersama keluarga dan sahabat dibandingkan kongkow-kongkow di tempat karaoke.



Konon, bunga sakura hanya mekar selama tujuh sampai sepuluh hari. Singkatnya masa ini memang tidak dilewatkan begitu saja oleh masyarakat jepang.

Secara umum, bunga sakura akan mulai bermekaran secara bertahap. Mekarnya bunga dimulai dari daerah selatan yang berudara lebih hangat, yaitu di pulau Okinawa. Selanjutnya, mekarnya bunga sakura akan merambat ke bagian utara yang berakhir di Hokkaido.

Lokasi perayaan Hanami
Oleh karena hanami hanya satu kali setahun diselenggarakan, rasanya memang sayang untuk dilewatkan. Lalu, tempat mana saja yang biasa digunakan untuk merayakan hanami?

Jawabnya adalah Osaka Castle. Osaka Castle terletak di kota Osaka. Tempat ini termasuk salah satu tempat favorit untuk ber-hanami. Puri ini dikelilingi taman yang penuh dengan pohon cherry, plum, dan sakura yang berbunga indah saat musim semi.

Tak hanya di Osaka, tempat lain yang bisa digunakan untuk melihat bunga sakura beramai-ramai adalah sebagai berikut.

Tokyo: Taman Ueno (Taito-ku), Taman Inogashira (kota Musashino), Taman Koganei (kota Koganei), Taman Shinjuku-gyoen (Shinjuku-ku), Taman Sumida (Sumida-ku). 

Prefektur Gifu: Kamagatani (kota Ikeda), Taman Usuzumi/Neodani (kota Motosu), Pinggir Sungai Shinsakai (kota Kakamigahara).



Prefektur Hyogo: Taman Akashi (kota Akashi), Taman Shukugawa (Nishinomiya), Taman Istana Himeji (kota Himeji).

Prefektur Nara: Pegunungan Yoshino (kota Yoshino), Taman Kooriyamajoshi (Yamato Kooriyama), Taman Nara (kota Nara).
Prefektur Osaka: The Mint Bureau (Osaka), Taman Expo ’70 (kota Suita), Taman Istana Osaka (Osaka).


Demikian sekilas cerita tentang Hanami, Tradisi Jepang Sambut Mekarnya Bunga Sakura.

MENJAGA KESEHATAN RAMBUT DENGAN ALAMI


ini adalah tips-tips untuk menjaga kesehatan rambut.

  1. Menyisir dan menyikat rambut. Menyisir dan menyikat rambut Anda setiap hari tidak hanya merapikan dan membersihkan rambut, tetapi juga meningkatkan suplai darah sehingga mengaktifkan aktivitas sel-sel kulit kepala. Gunakan sisir dengan gigi berspasi lebar dan sikat berbulu halus
  2. Gunakan sampo yang tepat. Pilih sampo untuk rambut kering, normal, berminyak, berketombe, dll, sesuai kondisi rambut Anda. Cuci rambut Anda setidaknya dua kali seminggu. Selalu berkeramas dengan sampo setelah berenang di laut atau kolam renang untuk menyingkirkan garam dan klorin yang dapat merusak folikel rambut. Pastikan Anda selalu membilas rambut sampai bersih setelah selesai berkeramas.
  3. Gunakan kondisioner. Penggunaan kondisioner setelah keramas mengurangi upaya yang dibutuhkan untuk menyisir rambut dan membuatnya lebih mudah diatur. Penggunaan kondisioner terutama sangat dibutuhkan bila rambut Anda kering.
  4. Keringkan rambut basah dan jangan terlalu keras menggosok rambut dengan handuk. Saat rambut basah, strukturnya lebih rapuh sehingga harus dihindari menyisir atau menyikat terlalu kuat.
  5. Variasikan gaya rambut. Jika memakai gaya rambut yang memerlukan tarikan pada rambut sebaiknya diselingi gaya rambut lebih longgar untuk menghindari tarikan konstan yang menyebabkan ketegangan folikel sehingga rambut rontok.
  6. Jaga kecukupan protein. Karena rambut terdiri dari protein (keratin), penting sekali bagi Anda untuk mengikuti diet cukup protein untuk mempertahankan produksi rambut. Protein ditemukan pada daging, ikan, unggas, telur, susu, keju, sereal, kedelai dan kacang-kacangan.
  7. Jangan terobsesi dengan masalah rambut. Jangan menyentuh atau menarik rambut terus-menerus.
  8. Seimbangkan dan stabilkan kondisi emosi Anda. Stres dapat memicu kerontokan rambut.
  9. Jangan memakai wig. Penggunaan wig harus dihindari karena membuat kulit kepala Anda tidak dapat bernapas dengan baik dan mencekik lemas folikel Anda. Jilbab, helm, atau topi tidak merusak rambut Anda seperti wig, asalkan berhati-hati saat mengenakan dan melepaskannya.
  10. Hindari sengatan matahari ke kulit kepala- dan tubuh. Kita semua tahu mengapa sengatan matahari bisa berdampak serius bagi kesehatan secara keseluruhan. Sengatan matahari ke kulit kepala juga dapat menyebabkan folikel tidak mampu mempertahankan rambut karena luka bakar.

BAHAYA MIE INSTAN


Anda penggemar mi instan? Berapa banyak mi instan yang Anda konsumsi tiap hari? Mungkin tidak hanya Anda yang mempunyai kegemaran makan mi instan ini. Sewaktu saya kos sebagai mahasiswa, mi instan bagaikan menu makanan yang wajib dikonsumsi. Bahkan dalam sehari tidak hanya sekali makan mi instan. Tapi sekarang saya tidak lagi mengkonsumsi mi instan. Jika tidak terpaksa saya tidak akan makan mi instan. Sampai sekarang sekitar lima tahun lebih sudah tidak mengkonsumsi mi instan.



Memang mi instan enak dimakan dalam kondisi apapun. Waktu hujan, sarapan, siang, sore, atau bahkan malam hari. Anak kos seperti waktu jaman saya kuliah dulu tahun 90an melakukan hal itu. Mi instan menjadi pilihan bagi sebagian besar orang yang sibuk karena cara penyajiannya yang praktis. Untuk memasaknya tidak perlu waktu yang lama, tidak sampai lima menit mi instan sudah bisa dinikmati. Bahkan untuk mi instan yang kemasan gelas (cup) untuk menyajikannya tidak perlu dimasak, cukup disedu dengan air panas pada gelas styrofoam wadah mi instan tersebut.

Tahukah Anda sebenarnya jika Anda sering mengkonsumsi mi instan itu tidak baik? Jika tidak terlalu sering tidak apa-apa. Tetapi jika hampir tiap hari mengkonsumsinya dan dalam jangka waktu yang lama, maka akan berdampak tidak baik bagi kesehatan Anda. Bahaya apakah yang ditimbulkan dari mi instan? Berikut 10 bahaya mi instan bagi kesehatan seperti yang dilansir oleh Bold Sky (06/06/2013).

1. Penyerapan nutrisi pada tubuh terganggu
 Mi instan menghambat kemampuan anak di bawah 5 tahun untuk menyerap nutrisi dalam tubuhnya. Setelah sering konsumsi mi instan, banyak anak di bawah 5 tahun mengalami kesulitan menyerap nutrisi dari makanan yang tepat.

2. Penyebab kanker
 Kemasan mi instan yang berupa cup yang berbahan styrofoam tidak bagus untuk kesehatan. Styrofoam yang kena panas pada saat penyajian berbahaya, ini dapat menyebabkan kanker.

3. Dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil
 Sejumlah wanita hamil yang makan mie instan selama kehamilan mereka mengalami keguguran. Hal ini karena bumbu dan pengawet pada mi instan mempengaruhi perkembangan janin.

4. Metabolisme terganggu
 Mengkonsumsi mi instan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan zat aditif dalam mi instan.

5. Penyebab kerusakan dan kelainan organ
 Mi instan mengandung propilen glikol, yaitu bahan anti beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembaban. Tubuh menyerap dengan mudah dan propilen glikol terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

6. Pencernaan terganggu
 Mi instan dapat mengganggu sistem pencernaan. Konsumsi lanjutan dari mi instan mengakibatkan kembung, sembelit atau tidak teraturnya gerakan usus.

7. Mengakibatkan Obesitas
 Mi instan adalah salah satu penyebab utama obesitas. Hindari mi instan karena mengandung sejumlah besar lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh.

8. MSG berbahaya
 Monosodium glutamate (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mi. Sekitar 1-2 persen dari orang yang mengkonsumsi mi instan alergi terhadap MSG. Ketika orang-orang yang alergi terhadap MSG mengonsumsinya, maka akan dapat menyebabkan rasa terbakar, panas di dada, kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

9. Kandungan Natrium yang tinggi berbahaya
 Mi instan juga mengandung jumlah natrium yang tinggi. Kelebihan konsumsi natrium bisa menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mi instan berlebihan.

10. Junk Food
 Mi instan hanya dapat dianggap sebagai junk food dan tidak pernah menggantikan makanan bernutrisi. Hal ini karena mi instan mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Mi instan juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Mi instan padat kalori dan memberikan efek negatif pada kesehatan.

Sebenarnya tidak masalah jika Anda mengkonsumsi mi instan, tetapi jangan terlalu sering. Cukup seminggu tiga kali jika memang pengin banget. Terlepas dari baik atau tidaknya bagi kesehatan, itu adalah hak Anda untuk mengkonsumsinya.

BAHAYA CREAM PEMUTIH



Rasanya sudah menjadi keharusan bagi wanita untuk memiliki krim pemutih wajah, apalagi bagi mereka yang cenderung memiliki kulit yang gelap. Sebab mereka mendambakan wajah yang putih berseih serta halus, hal tersebut mampu membantu mereka tampil lebih percaya diri. Merkipun sebenarnya kulit yang putih bukan lah jaminan untuk terlihat sempurna, namun banyak wanita yang mengansumsikan demikian.



Banyaknya prodak pemutih wajah, tentunya mengundang rasa waspada dalam memiliki cream pemutih. Sebab sejumlah kosmetik tidak menyadari bahwa cream pemutih nya memiliki kandungan yang berbahaya bagi kesehatan.

Bahaya Cream Pemutih Wajah

Beberapa produsen yang secara tidak bertanggungjawab memproduksi cream pemutih wajah tanpa memperhatikan kesehatan para pemakainya. Mereka menyusupkan berbagai bahan berbahaya dalam produk-produknya.

Apa saja bahaya dari beberapa cream pemutih wajah yang beredar di pasaran?

Kulit menjadi merah. Salah satu efek efek cream pemutih berbahaya ini adalah memerahnya kulit ketika terkena sinar matahari. Beberapa bahkan disertai dengan gatal-gatal di wajah.

Kulit pucat tidak alami. Bahaya cream pemutih wajah yang berikutnya adalah berubahnya warna kulit menjadi sangat pucat dan tampak tidak alami. Pada awalnya, konsumen akan merasa senang karena wajah memutih dengan cepat; tetapi dalam beberapa hari pemakaian, kulit pucat layaknya mayat lah yang akan muncul

Kulit terbakar dan mengelupas. Efek berbahaya dari pemutih wajah ini adalah mengelupasnya kulit sehingga membutuhkan penanganan medis.

Jerawatan dan bernanah. Ini merupakan salah satu bahaya cream pemutih wajah yang mengerikan selain mengelupasnya kulit dengan hebat.

Munculnya flek wajah yang berlebihan

Terjadinya ketergantungan pemakaian. Efek ketergantungan ini menyebabkan beberapa konsumen kembali ke wajah aslinya ketika tidak menggunakan produk krim wajah tersebut.

RESIKO MENAHAN KENCING


Keinginan untuk Kencing bisa muncul kapan saja. Pada pertemuan penting, di tempat-tempat tertentu yang tak memungkinkan untuk ke kamar mandi. Dan karena alasan tersebut anda harus menahan kencing sampai menemukan toilet atau waktu yang memungkinkan. Perlu anda ketahui, bahwa  Bahaya Menahan Kencing bisa sangat fatal dan tentu akan sangat merugikan kesehatan anda. Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca 3 akibat yang ditimbulkan apabila anda sering menahan Kencing, yang diantaranya adalah.

1. Penyumbatan Ureter Ginjal

Penyumbatan ini terjadi karena urin yang berisi limbah tubuh tidak segera dikeluarkan. Hal ini bisa digambarkan seperti, sebuah saluran air yang tidak rutin dibersihkan, maka kotoran secara lama kelamaan akan membuat saluran tersebut tersumbat. Kotoran yang menumpuk, juga akan menimbulkan pembusukan dan infeksi di saluran Ginjal.

2. Infeksi Ginjal

Apabila anda menahan Kencing selama berjam-jam, tentu jumlah kuman akan sangat banyak. Sehingga sangat memungkinkan apabila kuman naik ke arah ginjal. Hal ini memang tidak biasa, namun sangat mungkin terjadi, sehingga apabila  anda menahan Kencing terlalu lama, akan terjadi infeksi pada ginjal. Dan tentu, hal tersebut akan sangat berbahaya bagi tubuh.

3. Terjadi Infeksi Kandung Kemih

Bahaya Menahan Kencing juga sangat memungkinkan merusak saluran kemih. Air kencing di dalam tubuh yang banyak mengandung kuman, maka juga akan mempengaruhi Saluran kandung kemih. Semakin bayak Air Kencing yang ditahan dalam Kandung kemih, maka semakin banyak pula kuman yang ditahan dalam Kandung Kemih.

Meskipun ada beberapa Tips untuk menahan Kencing, namun tentu hal tersebut tidak boleh sering anda lakukan. Karena, selain menyebabkan batu ginjal juga menyebabkan berbagai infeksi di saluran kencing. Dengan menahan Kencing, juga akan mengurangi percaya diri dan kemampuan berfikir anda.

Kesimpulan:

Cairan air seni, merupakan cairan yang mengandung limbah tubuh dan harus segera dibuang,
Menahan kencing, menyebabkan batu ginjal dan infeksi lain di berbagai saluran air kencing pada tubuh,
Banyaknya kuman yang berada di air kencing bisa menimbulkan berbagai infeksi dan merusak kesehatan tubuh.

Tradisi potong jari


TRADISI POTONG JARI, TRADISI BERKABUNG DI PAPUA
Kesedihan saat telah ditinggal pergi oleh orang yang cintai dan kehilangan salah satu anggota keluarga sangat perih.

Lain halnya dengan masyarakat pegunungan tengah Papua yang melambangkan kesedihan lantaran kehilangan salah satu anggota keluarganya yang meninggal tidak hanya dengan menangis saja. Melainkan ada tradisi yang diwajibkan saat ada anggota keluarga atau kerabat dekat seperti; suami,istri, ayah, ibu, anak dan adik yang meninggal dunia. Tradisi yang diwajibkan adalah tradisi potong jari. Jika kita melihat tradisi potong jari dalam kekinian pastilah tradisi ini tidak seharusnya dilakukan atau mungkin tradisi ini tergolong tradisi ekstrim. Akan tetapi bagi masyarakat pegunungan tengah Papua, tradisi ini adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Mereka beranggapan bahwa memotong jari adalah symbol dari sakit dan pedihnya seseorang yang kehilangan sebagian anggota keluarganya.
Bisa diartikan jari adalah symbol kerukunan, kebersatuan dan kekuatan dalam diri manusia maupun sebuah keluarga. Walaupun dalam penamaan jari yang ada ditangan manusia hanya menyebutkan satu perwakilan keluarga yaitu Ibu jari. Akan tetapi jika dicermati perbadaan setiap bentuk dan panjang memiliki sebuah kesatuan dan kekuatan kebersamaan untuk meringankan semua beban pekerjaan manusia. Satu sama lain saling melengkapi sebagai suatu harmonisasi hidup dan kehidupan. Jika salah satu hilang, maka hilanglah komponen kebersamaan dan berkuranglah kekuatan.
Alasan lainya adalah "Wene opakima dapulik welaikarek mekehasik" atau pedoman dasar hidup bersama dalam satu keluarga, satu fam/marga, satu honai (rumah), satu suku, satu leluhur, satu bahasa, satu sejarah/asal-muasal, dan sebagainya (Hisage, Yulianus Joli, 07:2005). Kebersamaan sangatlah penting bagi masyarakat pegunungan tengah Papua. Hanya luka dan darah yang tersisa. Pedih-perih yang meliput suasana. Luka hati orang yang ditinggal mati anggota keluarga baru sembuh jika luka di jari sudah sembuh dan tidak terasa sakit lagi. Mungkin karena itulah masyarakat pegunungan papua memotong jari saat ada keluarga yang meninggal dunia.

Menurut informasi yang telah berkembang, bahwa pemotongan jari umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pemotongan dilakukan oleh anggota orang tua keluarga laki-laki atau perempuan. Jika tersebut kasus yang meninggal adalah istri yang tak memiliki orang tua, maka sang suami yang menanggungnya.
Tradisi potong jari juga dilakukan oleh para Yakuza di Jepang. Tradisi ini muncul dari kaum Bakuto yang berartikan kaum penjudi. Tradisi potong jari disebut dengan yubitsume. Berbeda dengan yang ada di Papua pemotongan jari sebagai penolakan musibah yang merenggut nyawa atau bentuk berkabung karena anggota keluarga meninggal dunia. Akan tetapi yubitsume (potong jari) dilakukan sebagai penyesalan atapun sebagai bentuk hukuman. Awalnya hukuman yubitsume bersifat simbolik, karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat si empunya tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan kuat. Hal ini menjadi simbol kesungguhan dan ketaatan terhadap pemimpin.
Tradisi potong jari di Papua dilakukan dengan berbagai cara ada yang menggunakan benda tajam seperti pisau, kapak atau parang. Cara lainya yaitu mengikat jari dengan seutas tali sampai beberapa lama waktunya sehingga menyebabkan aliran darah terhenti dan pada saat aliran darah berhenti baru dilakukan pemotongan jari.

Selain tradisi pemotongan jari, ada juga tradisi yang dilakukan dalam upacara berkabung. Tradisi tersebut adalah tradisi mandi lumpur. Mandi lumpur dilakukan oleh kelompok atau anggota dalam jangka waktu tertentu. Mandi lumpur mempunyai konotasi berarti setiap orang yang telah meninggal dunia telah kembali kea lam. Manusia berawal dari tanah dan kembali ke tanah.

Tradisi potong jari pada saat ini belom ada sumber yang mengatakan bahwa masih berlangsung tradisi potong jari, namun belum ada sumber juga yang menyebutkan tradisi ini telah punah dan tidak dilaksanakan lagi. Bisa dikatakan ada namun jarang ditemui atau dilakukan dikarenakan mungkin karena pengaruh agama yang mulai berkembang di sekitar daerah pegunungan tengah Papua.